Jumat, 23 Oktober 2015

The part of my life 1

Lahir dalam kultur budaya jawa sunda, lulusan sekolah dasar dan menikah usia 16 th. Dan mengandung saya di usia 17 th. Mama melahirkan saya di bantu dengan seorang dukun beranak atau paraji.

Tak banyak cerita bagaimana proses persalinan saat saya di lahirkan, tapi mama begitu sulit beradaptasi setelah kelahiran saya.

Yaa dalam adat, seorang yang habis melahirkan tak boleh minum, makan hanya tahu dan tempe, perut di ikat bengkung tak boleh turun dari tempat tidur, kaki pun d ikat karena tak boleh d tekuk, bahkan daerah kewanitaan nya di borehi rempah2 yg d sudah di tumbuk. Ahh tak terbayang betapa menderitanya mama di usia 18 tahun sdh harus melahirkan seorang bayi. Yaitu saya.

Tak habis di situ saja, bapak saya merantau ke jakarta mama di tinggal dg saya d desa beserta kakek dan nenek. Saya tumbuh tidak sehat.. Nyaris lebih banyak sakit dari pada sehatnya.. Sering kejang ketika demam, berobat ke dukun lebih d pilih mama karena ketidaktahuannya. Sampai mama pernah berucap "ya Allah jika memang anak saya terus menderita, saya pasrah jika Kau ingin mengambilnya, atau pindahkan rasa sakitnya kepada saya" begitu doa mama yg mama ceritakan. Itulah gambaran awamnya mama. Tapi saya selalu melihatnya adalah sosok pejuang sejati. Sebelum saya kenal kartini bahkan sebelum saya kenal siti khodijah, pejuang sejati adalah mama.

Mama berjuang dalam diam, mama berjuang melalui doa-doanya, mama tak pernah membalas orang dengan kemarahan, mama tak pernah balas dendam. Mama menerima smua cemoohan, menerima segala hinaan, menerima semua dan membalas dengan doa.

Ikhlas itulah contoh yang mama contohkan. Lantas apa juga saya menjadi probadi yang ikhlas seperti mama? Ahh ternyata tak semudah itu. Hinaan, cemoohan, kekasaran orang2 sekitar yang di balas dengan maaf doa , malah menjadi pacutan negatif saya untuk membalas dendam.

Senin, 07 September 2015

Membuka kelas kehamilan 'natural birth'

Membuka kelas kehamilan 'natural birth'

Mulai 5 september 2015 7x pertemuan
Lokasi 1 : Klinik RMC Taman Royal Cipondoh Tangerang
Lokasi 2 : Dzakira Moms Care perumahan Serpong Garden Cisauk Serpong
Waktu : sesuai kesepakatan kelas
Biaya : 1.000.000/ pasang suami istri
Include : modul dan pemeriksaan kehamilan (waktu bersamaan dg kelas)
Hubungi Bidan Leni: 087883781755

Ext
Membuka kelas privat
Biaya 1.500.000 / pasang suami istri
Waktu dan tempat fleksible

Kamis, 30 Juli 2015

saya mulai praktek di Royal medical center Cipondoh

Assalamualaykum. Teman2 ku sekitar cipondoh, pinang, ciledug, kunciran, tanah tinggi, dan sekitarnya.. Bagi yg merasa kejauhan kerumah sy yg di cisauk serpong. Ada Kabar baik..!!
Insya Allah mulai jumat ini tgl 31 juli 2015, saya mulai praktek d Royal medical center, tepatnya di perumahan taman royal 1 & 3 cipondoh tangerang. Setiap Jumat pukul 16.00 sd 19.00
Utk konsultasi lebih lanjut silahkan datang..

Proses persalinan ikut mnentukan keharmonisan rumah tangga

Proses persalinan ikut mnentukan keharmonisan rumah tangga jg.
Taukah bunda ketika anda mengalami proses persalinan yg traumatik maka akan berpengaruh pd kualitas anda mendidik anak apalagi hubungan dg suami. Yup ketika anda berfikir "tidak lagi2 hamil" krn proses persalinan yg menyakitkan baik scra fisik maupun mental, bunda akan takut 'berhubungan' dg suami, krn bunda takut akan hamil lg, berhubungan yg tdk rileks bahkan cenderung terpaksa tentunya akan d rasakan oleh suami. Mgkn ada yg sbagian mereka mengerti tp tak jarang mereka merasa ada yg tdk pas 'something loss' dr sang istri.
Ktika mereka mau duduk dan membicarakan mgkn bs d atasi dg bijak dg mncari bantuan utk mnghilangkan trauma persalinan. Tp justru banyak yg 'keep silent' mereka seolah tak ada apa2.. Padahal mereka sprt sdg menanam bom waktu yg mgkn suatu saat akan meledak. Ledakan itu bukan hanya kemarahan atau perperangan suami istri. Bisa jd ledakan itu adl perselingkuhan, kebosanan, kehampaan, sensitifitas meningkat, merasa tak d hargai dan tak d layani mjd suami, dan si istri selalu merasa sendiri dan seolah tak ada yg bisa mngerti dirinya.

Dan tugas sy adl terus berusaha mperbaiki pengalaman persalinan traumatik mjd pengalaman persalinan yg positif.

Para ayah yg mndapat kehormatan memotong tali pusat ananda setelah dcc 6 jam..


pendampingan suami saat persalinan



Ibu2 yg tak d dampingi suami saat persalinan ternyata sangat mudah emosi d kemudia hari, sensitif, dan mudah terpancing hal2 kecil. Mereka merasa tak d dukung dan tak d hargai. Dan rasa sakitnya masih melekat bertahun2 kedepan..
Alhamdulillah tiga persalinan saya d hadiri oleh sang suami yg menggenggam tangan, menyeka keringat, memberi minum, membimbing sy utk terus tarik nafas, dan smtak pernah bosan sy memuji2 nya bahwa ia adl suami terbaik. Dan persalinan ketiga adl hal yg mbuat sy makin jatuh cinta ketika bayi kecil meluncur pada tangannya sendiri.
Terimakasi pa Rajif Himamu, telah mendampingi bunda Cancan Marichan, beruntungnya bu Elok Noorahmia ketika keringat d seka sang suami, memberi minum, dan menyuapi kurma, beruntungnya mami Kemilau Indah Kirana ketika suami stanby utk bersandar d tengah kontraksi, membuat jus segar..
Dan tak bisa sy sebut satu persatu. Hanya sy harap jangan lupakan moment itu.. Ketika marah dan kesal dg suami ingatlah moment itu.. Ketika sedih melanda ingatlah moment itu. Bahwa beruntunglah kita yg memiliki para2 ayah2 ksatria yg mampu menahan mual (mungkin) saat melihat "sesuatu" yg tak biasa...

ibu hamil itu harus bergerak

Salah satu ujian ibu hamil itu adalah bergerak, dimana tubuh semakin berat menopang, kaki mulah lelah yg terjadi ibu malas utk bergerak, lbh senang duduk, bersandar atau bahkan tiduran. Tips dr sy smg bisa membantu
1. Bagaimana posisinya usahakan ibu posisi selalu tegak. Jk d sofa atau duduk d mobil ganjal bagian tulang ekor dg bantal itk mnjaga posisi tegak.
2. Duduk tailor dimana posisi telapak kaki d pertemukan, dan lutut menyiku keluar.
3. Nonton tv tdk dg remote, jafi ibu harus berjalan mnuju tv utk mengganti chanel.
4. Jika tujuan tempat d bawah 300m, usahakan tdk mnggunakan motor/ojek. Berjalan kaki lah mnuju tempat tsb.
5. Jalan2 ke mall (ini pengalaman pribadi) saya luang kan waktu utk jalan2 ke mall, ktika mulai lelah mampir ke tempat refleksi utk pijat kaki, stlh itu jalan2 lagi.. Hehe
6. Cari tukang sayur sekitar dg berjalan kaki.. Tidak dg motor.. Belanja sayur d komplek sendiri tdk meminta asisten rumah tangga.
7. Di atas 36 minggu sering2 lah naik turun tangga. Jk ada kesempatan melihat tangga maka naik turunlah. Ke mall pilihkan tangga dr pd eskalator, ke rs pilihlah tangga drpd lift,
8. Parkir kendaraan anda jauh dr tempat. Nah klo ke mall jangan parkir yg dekat pintu masuk tp parkirlah sejauh2nya.. Agar anda pusing mencari dg berjalan. Hehehe..
Oke selamat menjalani hari..